• +62 285 4416629
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Berita

Pagi tadi telah dilaksanakan upacara pengibaran bendera sang merah putih dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke-76 kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan di Halaman Kantor Kecamatan Wiradesa, Selasa (17/8/2021).

Upacara dipimpin oleh Camat Wiradesa Bambang Dwi Yuswanto, S.IP dan dihadiri oleh Danramil Wiradesa, Kapolsek Wiradesa, Kepala UPT, serta Lurah / Kepala Desa se Kecamatan Wiradesa serta diikuti oleh para ASN OPD Kecamatan Wiradesa, Perangkat Desa, PD, PKH, TKSK serta perwakilan pegawai UPT dan perwakilan siswa SMA N 1 WIradesa.

Camat Wiradesa yang membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah menyampaikan bahwa Proklamasi Kemerdekaan bukanlah ujung perjuangan. Nyatanya, setelah Bung Karno dan Bung Hatta membacakan naskah proklamasi, Indonesia masih harus berperang melawan agresi militer Belanda, masih harus perang membebaskan Irian Barat. Pertempuran demi pertempuran masih harus dihadapi bangsa kita.

Di masa sekarang ini, pertempuran dalam medan dan cara yang berbeda juga terus dialami. Melawan kemiskinan, melawan kebodohan, melawan narkoba, terorisme dan radikalisme. Juga masih harus bertempur habis-habisan untuk menegakkan kedaulatan politik, menegakkan kemandirian ekonomi, menegakkan kepribadian yang berkebudayaan.

“Tapi sudahkah kita berdaulat? Sudahkah kita mandiri? Sudahkah kita memiliki pribadi berkebudayaan? Belum bapak ibu saudaraku sekalian. Masih jauh panggang dari api. Dan pandemi ini benar-benar jadi kaca benggala yang sempurna untuk kita menilai diri sendiri. Di satu sisi, COVID memang telah melumpuhkan kita. Tapi di sisi yang Iain, COVID ini justru menampar kesadaran bahwa perjuangan harus terus kita lakukan. Cita-cita kemandirian harus kita wujudkan,” tuturnya.

Sebagai petugas Upacara Hari Ulang Tahun ke 76 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kacamatan Wiradesa yaitu :

1. Bambang Dwi Yuswanto, S.IP ( Camat Wiradesa ) selaku Pembina Upacara

2. Pelda Sumaryono (Anggota Koramil Wiradesa) selaku Komandan Upacara 

3. Serka Ali Muchid (Anggota Koramil Wiradesa) selaku Perwira Upacara

4. Muna Ade Wicasono (Siswa SMA N 1 Wiradesa) selaku Pengibar Bendera

5. Nanda Jihan Nabila (Siswa SMA N 1 Wiradesa) selaku Pengibar Bendera

6. Cindy Dela (Siswa SMA N 1 Wiradesa) selaku Pengibar Bendera

7. Sugeng Riyadi (Staf Kecamatan Wiradesa) selaku Ajudan

8. H. Fauzi (KUA Wiradesa) selaku Pembaca Doa

9. Paryadi, S.Pd (Korwil Dindikbud Wiradesa) selaku Pembaca Pembukaan UUD 1945

10. Wiwi Handayani, S.IP (Kasubag Perencanaan dan Keuangan Kec.Wiradesa) selaku Protokol

Hari ini adalah tahun kedua kita merayakan kemerdekaan di tengah pandemi, untuk itu dalam pelaksanaan upacara tetap wajib menerapkan protokol kesehatan dan jumlah peserta juga dibatasi. Namun hal tersebut tentunya tidak mengurangi kehikmatan dan semangat kita dalam merayakan ulang tahun kemerdekaan Negara Indonesia kita tercinta. Merdeka !!!


WIRADESA, Camat Wiradesa, Bambang Dwi Yuswanto menyampaikan bahwa dalam Musrenbang tingkat Kecamatan Wiradesa kali ini telah ada Pra Musrenbangcam yang membahas beberapa usulan dari tiap desa atau kelurahan. Diputuskan bahwa tiap desa atau kelurahan akan memberikan satu usulan prioritas.
"Sebelumnya kita telah menggelar pra acara Musrenbang tingkat Kecamatan Wiradesa, banyak sekali program yang diusulkan, maka dari itu diputuskan bahwa tiap desa atau kelurahan diberi satu usulan prioritas yang nantinya akan diperjuangkan ke tingkat Musrenbang tingkat Kabupaten," ujar Camat Wiradesa saat acara Musrenbangcam Wiradesa di Pendopo Kecamatan Wiradesa, Senin (1/2/2021).
Dalam usulan prioritas tersebut, total ada 16 usulan prioritas seperti ruas tuntas jalan meliputi pelebaran dan pengaspalan jalan. Kemudian ada betonisasi, pembuatan saluran buangan luapan air rob dan hhujan, normalisasi saluran air buangan, pemasangan bronjong, perbaikan jembatan, normalisasi drainase, penerangan jalan dan jalan usaha tani.
"Semua usulan tersebut merupakan usulan yang tujuan dan manfaatnya sangat luas sekali bagi masyarakat, selain untuk memperlancar transportasi meningkatkan ekonomi kerakyatan juga untuk menanggulangi air rob dan air hujan yang sering terjadi tiap tahun," jelasnya.
Camat Wiradesa berharap, agar perwakilan desa atau kelurahan yang mewakili hadir nanti dalam Musrenbang Kabupaten bisa terus mengawal dan memperjuangkan usulan prioritas yang sudah disepakati di Wilayah Wiradesa.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra yang hadir dalam acara Musrenbangcam tersebut memberikan pendapat yang memuat tiga point penting. Pertama yakni agar usulan prioritas yang diusulkan tiap desa atau kelurahan ini sangat penting sekali, tentunya Pemda harus mengakomodir agar menjadi APBD tahun 2020 nanti. "Musrenbangcam ini yang merupakan forum tahunan ini tentunya bisa mengakomodir kepentingan dan usulan dari tiap desa atau kelurahan, jangan sampai ada tanggapan dari masyarakat bahwa Musrenbangcam ini cuma sekedar ubrus atau omongan belaka karena usulan jarang terealisasi bagi masyarakat," pungkasnya.
Usulan kedua terkait dengan Pasar Wiradesa yang belum ada jembatan penyebrangan orang (JPO) supaya bisa direalisasikan, karena saat ini proses pembangunan Pasar Wiradesa sedang berlangsung dan akan beroperasi di tahun 2022. "Saat ini kan Pasar Wiradesa sedang dibangun, nantinya jika sudah selesai dan sudah ditempati pasti banyak orang yang akan datang, maka dari itu butuh Jembatan Penyebarangan agar bisa memastikan keselamatan para penyebrang dikarenakan lokasi Pasar Wiradesa sendiri berada di dekat Jalur Pantura yang lalu lintasnya sangat padat,"harapnya.
Terakhir yakni update DTKS di tiap desa untuk segera dilaksanakan dan sekarang karena banyak penerima bantuan yang tidak sesuai dengan kriteria juga data tersebut masih menggunakan yang lama.
"Saya minta kepada tiap desa untuk segera mengupdate data tentang seluruh penerima bantuan, karena saat ini banyak bantuan dari pusat yang akan diberikan kepada masyarakat. Jangan sampai bantuan tersebut salah sasaran karena belum ada update data, kasihan masyarakat yang benar-benar membutuhkan jika bantuan tersebut salah sasaran," tandasnya.

© 2021 Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan. All Rights Reserved.